7 Bahaya Asap Rokok Bagi Kesehatan Anak


Popular Artikel


Sudah diketahui bahwa rokok punya dampak yang buruk untuk kesehatan. Selain berbahaya untuk perokok aktif, asap rokok juga bisa menjadi sangat berbahaya untuk perokok pasif (second-hand smoking). Bahaya rokok akan semakin besar ketika asapnya terpapar pada bayi dan balita. Asap rokok bisa menempel di baju, kulit dan rambut perokok dan hal ini bisa membahayakan kesehatan si kecil (third-hand smoking). Anak-anak mempunyai daya tahan tubuh yang jauh lebih lemah daripada orang dewasa. Berikut ini adalah gangguan kesehatan anak yang mungkin terjadi jika si kecil terlalu sering terpapar asap rokok.



Masalah Pernafasan

Bahaya asap rokok yang paling sering terjadi pada anak-anak adalah munculnya gangguan pada sistem pernafasan. Anak yang memiliki orangtua perokok akan lebih mudah terkena penyakit asma, bronkitis, hingga pneumonia karena seringnya menghirup asap rokok. Anak yang sering terpapar asap rokok juga diketahui lebih mudah terkena pilek dan batuk yang biasanya disebabkan karena alergi akibat paparan asap rokok yang terus menerus.



Infeksi Mata dan Telinga

Asap rokok yang dihasilkan dari sebatang rokok ternyata bukan hanya berbahaya bagi pernafasan saja. Bahkan, asap rokok juga bisa menyebabkan infeksi mata anak. Asap rokok bisa membuat mata jadi kering dan akhirnya mudah mengalami iritasi. Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa infeksi telinga meningkat pada anak yang terpapar dengan asap rokok (perokok pasif).



Gangguan Pertumbuhan

Bahaya rokok bukan hanya berefek pada bayi dan balita, tapi juga bisa berpengaruh buruk untuk janin yang masih ada dalam kandungan. Ketika ibu hamil menghirup atau menyentuh lingkungan, baju atau orang yang telah terpapar dengan asap rokok, maka zat berbahaya yang ada dalam asap rokok tersebut dapat masuk ke pembuluh darah ibu dan mengakibatkan gangguan pada pertumbuhan dan perkembangan bayi di dalam kandungan dan akan dapat terus berlanjut setelah lahir.



Menurunkan Daya Tahan Tubuh

Kandungan karbon monoksida pada rokok diketahui bisa menurunkan fungsi dari organ tubuh. Akibatnya kemampuan tubuh untuk melawan bakteri dan virus dari lingkungan jadi menurun. Dengan begitu, anak yang terpapar asap rokok akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah.



Memicu Perilaku Agresif

Terdapat sebuah penelitian yang mengungkapkan jika asap rokok bukan hanya bisa mempengaruhi kesehatan anak, tapi juga memicu perilaku agresif hingga anti sosial. Bahan-bahan beracun yang ada dalam asap rokok dapat mempengaruhi perkembangan otak dan mengganggu perilaku si kecil.



Meningkatkan kejadian kanker

Salah satu bahaya rokok yang paling ditakuti adalah rokok bisa memicu kanker paru-paru.Tetapi bukan hanya kanker di paru-paru, kebiasaan merokok dapat juga menyebabkan kanker di organ tubuh lain, contohnya kanker lidah, mulit, saluran makan, lambung, usus, hati, pancreas, ginjal, serviks bahkan di sumsum tulang. Penyakit ini disebabkan karena terdapat sekitar 7000 bahan kimia, dan 70 zat beracun tersebut dapat memicu terjadinya kanker.



Kematian Mendadak pada Bayi (SIDS)

Sudden Infant Death Syndrome atau SIDS adalah gejala kematian mendadak pada bayi yang terkadang tidak diketahui penyebabnya. Meskipun begitu, asap rokok dicurigai sebagai salah satu pemicu terjadinya SIDS.



Setelah mengetahui bahaya rokok bagi anak, lalu apa yang perlu dilakukan untuk menghindarkan si kecil dari asap rokok, terlebih jika Moms dan Dads atau anggota keluarga yang lain ada yang merokok?



Jika ada anggota keluarga yang merokok, pastikan untuk tidak merokok di sekitar si kecil. Selain itu, karena residu dari asap rokok dapat menempel pada berbagai benda hingga berhari-hari, sebaiknya perokok menyikat gigi, mandi dan mencuci rambut sebelum kontak dengan si kecil meskipun tidak merokok di sekitar si kecil.



Saat bepergian dengan si kecil, hindari tempat-tempat yang penuh asap rokok. Misalnya ketika pergi ke tempat makan, pilihlah tempat makan di dalam ruangan yang melarang orang untuk merokok. Sementara jika Moms dan Dads terpaksa membawa si kecil ke tempat yang banyak terdapat asap rokok, pakaikan masker anak untuknya. Meski awalnya si kecil mungkin merasa tak nyaman, tapi penggunaan masker dapat mengurangi resiko bahaya asap rokok.



Itu tadi beberapa bahaya rokok bagi si kecil dan bagaimana cara untuk menghindarkan si kecil dari paparan asap rokok. Dengan menghindarkan si kecil dari asap rokok, artinya Moms dan Dads berkomitmen untuk menjaga kesehatannya bukan hanya untuk saat ini, tapi juga untuk kesehatannya di masa mendatang.



Image source: https://epthinktank.eu

(Supervised by: dr. Dimple Nagrani Sp. A)